KODI, SBD, NTT, GARUDANUSANTARA.UPDATE – Penjabat kepala Desa Rada Malando Yubertina Kendu saat di Komfirmasi melalui via telepon selulernya Rabu 6 juli 2024, menjelaskan terkait pengembangan akses jalan tani serta rehabilitasi badan jalan serta menambah 200 meter panjang jalan usaha tani merupakan Kebijakan bersama pemerintah desa.

Yang walaupun dalam Rencana Anggaran dan Belanja Sementara (RABS)sedianya katu kilo meter,namun warga menyepakati agar di kerjakan secara swakelola dengan menyewa alat berat dan kendaraan Dum trek tang memudahkan,” Ungkap Yubertina Kendu 6 Juli 2025.
Menurut Penjabat Kades Rada Malando,akses jalan tani di maksud merupakan keinginan warga Di mulai dari Dusun III Ale ede ke Dusun VI Rate Kapoleh sepanjang 1000 Meter sesuai RAB Desa,namun di tambahkan 200 meter sebagai bonus,” jelasnya kepada awak media.

Desa Rada Malando kecamatan kodi balaghar Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur merupakan desa terisolir baik penerangan aliran listrik dan jalan raya serta medan yang sangat minim.
Bagi warga masyarakat belum terjangkau karena daerahnya terpencil tapi jika di kembangkan ke depan merupakan wilayah penghasil Pertanian padi, jagung, serta peternakan yang di dukung dengan Irigasi lahan persawahan,wisata air terjun di Pakoko.
Kami berniat agar akses jalan prioritas utama dapat memudahkan keluar masuknya kendaraan dan transportasi lainnya.
Kami juga berupaya agar beberapa badan jalan lama yang mengalami rusak parah berlobang di siram sertu untuk di padatkan kembali akibat terkikis air saat musim hujan beberpa waktu lalu kata penjabat kades Rada Malando.
Yubertina Kendu, mengakui sejak di tempatkan di wilayah Rada Malando belum ada akses jalan lapen atau aspal dan masi standar pengerasan,dirinya berharap ke depan lebih prioritas pada akses jalan yang memadai agar warga nya lebih mudah membawa hasil tani baik ke pasar maupun ke kota dan juga kendaraan roda empat bisa masuk keluar wilayah antar desa tetangga,” tutup Yubertina.
Redaksi: R.Tonggoro

