PT. Samudra Harapan Disorot Publik, Pemotongan Gaji Karyawan SPBU Kodi Utara Picu Kontroversi

Posted by : garudan1 May 15, 2025

Sumba Barat Daya, GARUDANUSANTARA.COM — PT. Samudra Harapan, perusahaan pengelola SPBU di Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, kini tengah menjadi sorotan publik usai sejumlah karyawan mengeluhkan pemotongan gaji tanpa kejelasan. Peristiwa ini mencuat ke permukaan setelah lima orang karyawan mengaku mengalami pemotongan gaji sebesar Rp25.000.000 secara total. (Kamis, 15/05/2025)

Salah satu mantan karyawan, Jaha Gora, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap perusahaan yang dinilai tidak transparan dan enggan memberikan klarifikasi.

“Kami sudah berupaya meminta penjelasan, bahkan dijanjikan mediasi. Namun sampai saat ini, pihak perusahaan tidak pernah hadir atau menunjukkan itikad baik,” tegas Jaha Gora saat diwawancarai.

Menurut Jaha, pemotongan gaji tersebut dilakukan tanpa alasan yang jelas dan bertentangan dengan hak karyawan. Ia juga menyebut bahwa tindakan pemecatan terhadap lima orang karyawan SPBU Kodi Utara mencerminkan kurangnya etika dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.

“Kami sudah bekerja sejak awal SPBU ini berdiri. Kami jaga operasional dengan baik, tapi malah diperlakukan seperti ini. Gaji kami dipotong tanpa dasar, lalu diberhentikan begitu saja,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Samudra Harapan belum memberikan tanggapan resmi meski telah dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan.

Jaha juga berharap agar pemerintah daerah, baik Kabupaten Sumba Barat Daya maupun Sumba Barat, dapat turun tangan menyelidiki pelayanan SPBU tersebut.

“Saya minta pemerintah kaji ulang izin dan pengawasan SPBU ini. Banyak yang tidak sesuai dengan SOP. Kami butuh keadilan,” pungkasnya.

Kejadian ini memantik perhatian masyarakat dan menjadi perbincangan hangat, terutama terkait hak-hak pekerja dan tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan.

 

Redaksi: R.R.T

RELATED POSTS
FOLLOW US