GARUDANUSANTARA UPDATE – 8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” 8:20 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”
*(MATIUS 8:18-22).*

*KECEWA KALO CARI NYAMAN*
*Belajar tentang YESUS TIDAK PUNYA BANTAL*
Sejak awal Yesus mengingatkan para calon murid-Nya. Saat awal seseorang mempunyai api semangat yang besar dan berkobar-kobar. Namun sejalan seiringnya waktu, api itu sangat bisa surut karena suatu keadaan tertentu yang mengelilingi bahkan api itu bisa mati dan hilang.
Mengikuti Yesus bukan mencari kenyamanan atau suasana enak-enak sedap Ikut Yesus berarti, siap tidak nyaman dan setia dalam ketidaknyamanan. Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Artinya, Yesus tidak punya bantal untuk nyaman tidur.

Mengikuti Yesus dibutuhkan motivasi yang kuat untuk memikul salib, taat, sangkal diri, dan tahan banting. Kita lihat sahabat-sabahat kita yang mutaber (mundur teratur) dengan berbagai alasan manis yang sebenarnya tidak tahan dengan suasana komunitas. Mereka bisa disebut tidak mempunyai motivasi dan komitmen iman.
Pesan Injil sangat jelas untuk kita. Kita mengikuti Yesus bukan berkobar di awal, tetapi komitmen iman dan setia sampai akhir. Apakah terjadi pada kita? Kita mohon kekuatan dari Tuhan.
Kita umat pilihan Tuhan dan berziarah bersama sesama dan Tuhan. Dalam terang Roh Kudus, kita cermat berdiskresi dan matang membuat keputusan dan setia menjalani hidup dalam terang jalan-Nya. Kita syukuri kehidupan ini. Mari berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1 Korintus 15:58). Berkat Tuhan terbaik untuk kita.
*(Rm. ASH, Pr. Gereja Paroki Santo Petrus & Paulus BABADAN Wedomartani, Sleman – DIY).*
Redaksi: R.Tonggoro

