SUMBA BARAT DAYA,GARUDA NUSANTARA UPDATE – Beredar di media sosial seorang anak dibawah umur dipaksakan untuk kawin dengan seorang laki-laki yang juga dibawah umur,Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan siaran langsung Facebook yang di miliki oleh wartawan Menara Sumba atas nama Stepanus Umbu Pati, seorang ibu bersama beberapa orang yang sedang berada di bale-bale rumah seng , memaksa anak gadis untuk naik diatas rumah.
Dalam pembicaraan seorang bapak menyuruh anak untuk bangun-bangun ucapnya dalam siaran Facebook, sementara seorang ibu berkata,kalau orang tuamu datang saya akan terima,ungkap ibu menggunakan bahasa daerah atau bahasa kodi.
”Bukan dari situ saja, bahkan seorang ibu berulang-ulang mengatakan kami siap bertanggungjawab apabila orang tuamu datang,ucapnya dalam bahasa kodi.
Sementara itu, seorang oknum wartawan yang mengaku wartawan MabesNews atau Pers sebagai paman dari anak perempuan dibawah umur itu, seolah ada persengkongkolan atau kesepakan yang sembunyikan dengan pelaku tersebut.
Oknum wartawan tersebut berkata lantang dihadapan wartawan Menara Sumba dengan kata ‘kita hanya ambil data saja, okelah dibawah umur benar ada undang-undangnya,namun mereka suka sama suka,ungkapnya sambil mengkat jari telunjuk seolah mau coblos langit.
Lanjut oknum wartawan MabesNews, kecuali si perempuan tidak mau, dipaksa itu sebenarnya kena laki-laki, tapi namun kalau sudah seperti ini,setaunya saya sebagai wartawan dari MabesNews,bahwa okelah kita tinggal keluarga lalu kita datangi Polsek, contoh kalau agama katolik datangi Pastornya dan konsultasi,”ucapnya oknum wartawan MabesNews dengan tegas.
Sebenarnya pak,kalau sama sama suka kita tidak ada masalahnya, hanya konsultasi, memang benar dibawah umur,tapi kawin dan nikah ini tidak kenal umur dan materi, memang undang-undang ya,tapi kita juga yang buat aturan,”Ungkapnya dihadapan wartawan Menara Sumba.
Redaksi : R.Tonggoro

